Allhamdulilah tak henti-hentinya mengucapkan syukur  kepada Tuhan atas semua nikmat yang telah diberikan, sehingga sampai detik ini masih diberikan umur yang panjang dan sehat wal’afiat. Penulis mempunyai Blog ini yaitu dua tahun yang lalu, pada saat pertama kali adanya mata kuliah yang di softskillkan, dimana Mahasiswa/i dituntut untuk lebih kreatif, terlebih dalam menulis didalam Blog. Selain tulisan bebas, terdapat juga tugas-tugas yang diberikan oleh dosen pengampu. Blog ini ditautkan kedalam situs local Universitas Gunadarma khusus untuk Mahasiswa yaitu Studentsite. 

         Selama tulisan dan tugas yang diberikan oleh dosen pengampu, tidak dipungkiri tidak sedikit kesalahan-kesalahan yang ada yaitu mulai dari tanda baca, kalimat-kalimat, pola bahasa, pengaturan paragraph yang mungkin tidak bagus maupun isi dari tulisan itu sendiri. Ada beberapa tulisan yang penulis kutip tapi tidak mencantumkan sumber. Selain kutipan gambar-gambar yang ada dalam blog tidak dicantumkan juga alamat sumbernya.

  1. Isi tulisan tidak mengandung unsur SARA
    Masalah SARA sangat rentang menimbulkan pertentangan yang akan berakibat buruk apalagi ditulis dalam media online yang bersifat mudah menyebar.
  2. Tidak berbau pornografi
    Suatu hal yang perlu diingat sebagai penulis blog disini bahwa blog dapat diakses oleh siapapun tidak terkecuali oleh anak dibawah umur.
  3. Tidak melanggar hak cipta
    Hal ini perlu digaris-bawahi karena banyak blog yang menyertakan link ke suatu file berupa lagu, buku elektronik, software, film atau karya lain yang sebenarnya terlindungi oleh hak cipta. Memang ada banyak perdebatan tentang hak cipta. Akan tetapi sebagai penulis yang baik kita berusaha untuk tidak melanggar hak cipta.
  4.  Pencantuman sumber tulisan
    Dalam menulis, kita seharusnya menghargai penulis lainya apabila kita menulis berdasarkan referensi yang ada pada artikel penulis lain. Mencopy-paste adalah suatu hal yang sangat dilarang pada tulisan ilmiah, tetapi di blog mungkin  masih bisa ditoleransi asal mencantumkan sumbernya dan membuat link ke sumber tersebut.
  5. Penggunaan Inisial
    Pada saat membahas suatu kasus yang belum jelas, sebaiknya menggunakan inisial. Asas praduga tidak bersalah sebaiknya kita terapkan.
  6. Kata kunci yang tepat
    Terkadang untuk kepentingan meningkatkan traffik blog, orang membuat kata kunci yang tidak sesuai dengan isi artikelnya. Hal ini akan menyesatkan pencari artikel. Mungkin masih bisa ditoleransi kalo isinya berguna bagi pencari artikel yang tersasar atau pencari produk yang tersasar tersebut. Sekali lagi ini hanya etika saja jika kita tidak ingin mempersulit orang lain.

        Kesimpulan yang dapat ditarik bahwa penulisan masih banyak kekurangan yang ada dari etika penulisan di Blog. ke depan secara bertahap di usahakan penulisan akan lebih baik lagi dengan mengacu pada etika dalam menulis Blog

Sumber : http://dhidik.wordpress.com/2009/10/11/etika-menulis-blog/