1. Layanan Informasi
Layanan informasi merupakan penggabungan dari telekomunikasi digital dan teknologi komputer yang memainkan peran penting dalam komunikasi antar manusia. Salah satu layanan telematika yang beredar dimasyarakat ialah warung internet atau yang sering disebut dengan warnet. Dengan penyedian warnet tersebut diharapkan dapat memberikan informasi luas yang sedang terjadi, sudah terjadi atau akan terjadi baik dalam negeri maupun luar negeri kepada masyarakat sekitar. Alhmdulilah warnet-warnet ini sudah banyak didaerah kota maupun didaerah pedesaan.

2.  Layanan Keamanan
Merupakan layanan yang menyediakan keamanan informasi dan data. Layanan ini terdiri atas enskripsi, penggunaan protocol dan penentuan akses kontrol . sebagai contoh web yang ada diperusahaan berisi tentang data perusahaan ataupun data karyawannya tersebut. Tidak setiap orang dapat mengaksesnya. Hanya orang-orang tertentu yang dapat membuka web yang ada. Orang-orang tertentu itu memiliki id khusus yang telah diberikan oleh perusahaan untuk dapat mengakses web tersebut.

3.  Layanan Transportasi

Telematika transportasi adalah cabang teknologi yang mengintegrasikan telekomunikasi dan software engineering di bidang sistem transportasi. Saat ini bidang ini telah memainkan peran penting dalam manajemen efektif jaringan infrastruktur transportasi dan menyediakan kolaborasi optimum antara berbagai jenis tipe transportasi, atau yang dikenal dengan transportasi multimodal (multimodal transport).

4.  Layanan Context Aware dan Event-Based

Context-awareness adalah kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Sebagai contoh : ketika seorang user sedang mengadakan rapat, maka context-aware mobile phone yang dimiliki user akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan rapat dan akan menolak seluruh panggilan telepon yang tidak penting. Dan untuk saat ini, konteks location awareness dan activity recognition yang merupakan bagian dari context-awareness menjadi pembahasan utama di bidang penelitian ilmu komputer. Gagasan inilah yang diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994.

Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:

  • The acquisition of context : Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan
  • The abstraction and understanding of context : Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi.
  • Application behaviour based on the recognized context : pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.