Dengan adanya permintaan masyarakat terhadap suatu barang belum bisa dikatakan adanya suatu transaksi di dalam pasar, maka perlu adanya penawaran yang dilakukan oleh produsen / penjual. Hukum penawaran menjelaskan tentang sifat hubungan antara harga suatu barang dan jumlah barang yang ditawarkan pada penjual. Hukum penawaran pada dasarnya menyatakan bahwa semakin tinggi harga suatu barang, semakin banyak jumlah barang yang ditawarkan oleh para penjual. Sebaliknya semakin rendah harga suatu barang semakin sedikit pula jumlah barang tersebut yang ditawarkan.

Dari pernyataan diatas tidak sepenuhnya dapat dikatakan benar. Kita lihat salah satu contoh pada alat teknologi informasi yaitu telephone genggam atau (handphone). Banyak produsen, baik nokia, sonyericsson, Samsung, Motorola dan sebagainya yang mengeluarkan produk-produk baru, namun harganya masih bisa dikatakan murah, masih bisa dijangkau oleh banyak kalangan. Mungkin dikarenakan barang tersebut sudah tidak asing lagi. Siapapun dapat memilikinya, dan menjadi kebutuhan sehari-hari yang mungkin tak terelakan. Tidak seperti jaman dahulu, hanya orang-orang tertentu saja yang dapat memilikinya. Melihat kondisi tersebut, mungkin saja masing-masing produsen bersaing untuk menarik para konsumen dengan harga yang relative murah namun teknologi didalamnya sudah sangat bagus.